MASIGNASUKAv102
9216922569021288057

Kuliah Di Universitas Terbuka

Kuliah Di Universitas Terbuka
Add Comments
Jumat, 13 Agustus 2021
cara cek turnitin

Lintasjakarta.com - Kemajuan pesat dalam sains dan teknologi telah mendorong organisasi dan institusi untuk mengembangkan sumber daya manusia mereka yang cukup untuk mencapai peningkatan produktivitas dan kinerja yang lebih baik.

Namun, kendala waktu, lokasi geografis dan kondisi lainnya telah menjadi hambatan utama bagi banyak orang untuk meningkatkan kualifikasi mereka dan meningkatkan kompetensi profesional mereka dalam menanggapi perubahan dunia pekerjaan profesional yang dinamis dan pergeseran tuntutan masyarakat.

Selain itu, terbatasnya akses pendidikan tinggi di Indonesia telah menghambat proses pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Daftar universitas terbuka online memberikan kesempatan bagi siapa saja yang tertarik untuk memajukan kehidupan profesionalnya melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi mereka.

Peningkatan pada ranah penelitian juga didukung oleh originalitas atau keaslian penelitian, yaitu terhindar dari plagiarisme. Proses tersebut bisa dibentuk apabila setiap insan akademik mampu mengolahnya melalui teknik dan cara parafrase sehingga akan lolos apabila dilakukan deteksi sistem cek turnitin.

Visi


Pada tahun 2021, UT bertujuan untuk menjadi Universitas Pembelajaran Jarak Jauh kelas dunia dengan mengelola, mengembangkan, dan menyebarluaskan informasi tentang pendidikan jarak jauh.

Misi


Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1984, pada prinsipnya, tetap menjadi misi utama UT. Namun, sejalan dengan prinsip Tiga Peran Perguruan Tinggi dan lingkungan strategis yang berkembang, konsep misi UT telah ditetapkan sebagai berikut:

1. Memberikan akses pendidikan tinggi kelas dunia bagi seluruh elemen masyarakat melalui pengelolaan berbagai program pembelajaran di Universitas dengan sistem pembelajaran Jarak Jauh.

2. Menganalisa dan mengembangkan sistem Universitas dengan Pembelajaran Jarak Jauh.

3. Memanfaatkan dan menyebarluaskan kajian ilmiah dan kelembagaan sebagai respon terhadap tantangan pembangunan Nasional.

Fakultas dan Program Pascasarjana


Jurusan di universitas terbuka dikelompokkan menjadi empat fakultas dan satu program pascasarjana, Jurusan di ut berjumlah lebih dari 30 jurusan atau program studi dengan berbagai tingkatan yang terdiri dari:

1. Program Magister

2. Program Sarjana (S1)

3. Program Diploma (D1, D2, D3 dan D4)

4. Sertifikat

Kisah Sejarah UT


Universitas Terbuka atau yang sering disingkat UT merupakan Universitas Negeri urutanke-45 di Indonesia dan berdiri pada  4 September 1984, dengan surat Keputusan Presiden R.I No.41 1984.
Target dan Tujuan Didirikannya UT

UT didirikan dengan tujuan:


1. memberikan kesempatan ekspansif bagi WNI dan WNA, dimanapun tempat tinggalnya, untuk mencapai pendidikan tinggi;

2. untuk memberikan layanan perkuliahan bagi orang-orang yang karena urusan pekerjaan dan masalah lain, tidak sempat melanjutkan tingkatan pendidikan mereka ke perguruan tinggi reguler.

3. mengembangkan program akademik dan professional perguruan tinggi yang memenuhi kebutuhan pembangunan nasional.

Sistem Pembelajaran UT


UT Menerapkan sistem pendidikan jarak jauh dan terbuka atau yang dikenal dengan elearning universitas terbuka. Penggunaan Istilah jarak menunjukkan pembelajaran dilakukan tidak dengan cara pertemuan langsung harian, namun menggunakan media cetak berupa, atau pun media non-cetak seperti rekaman audio dan video, computer dan Internet, juga siaran radio dan televisi.

Terbuka berarti tidak ada batasan usia, tahun kelulusan, masa belajar, waktu pendaftaran, dan frekuensi pemeriksaan. Satu-satunya batasan yang diterapkan adalah siswa UT harus lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA atau sederajat).
Metode Pembelajaran

Mahasiswa UT diharapkan belajar mandiri. Metode pembelajaran mandiri ini berarti bahwa seorang siswa belajar atas inisiatifnya sendiri. UT menyediakan materi pembelajaran yang dirancang khusus untuk pembelajaran mandiri.
SKS (Sistem Kredit Semester)

Sebagaimana kampus lainnya, UT juga menggunakan SKS (sistem kredit semester) untuk menentukan satuan materi belajar mahasiswa per semester. Pada sistem SKS ini, jumlah materi dalam sebuah jurusan ditentukan dengan nilai SKS. Setiap subjek diberikan beban kredit 1-6 SKS. Satu semester merupakan satu unit masa pembelajaran yang berlangsung kurang lebih 16 minggu.

Di Perguruan Tinggi dengan sistem pembelajaran tatap muka, seorang mahasiswa yang mengambil beban belajar satu SKS harus mengikuti kelas satu jam setiap minggu, dan satu jam untuk kelas praktek atau belajar di rumah sehingga dalam satu semester seorang mahasiswa harus mengalokasikan 32 jam masa belajar. Untuk menyelesaikan satu subjek dengan beban kredit 3 SKS, satu semester membutuhkan waktu belajar 96 jam.

Dalam metode pembelajaran tanpa tatap muka harian ( jarak jauh), para mahasiswa dengan almamater universitas terbuka ini juga diwajibkan mengalokasikan waktu belajar yang sama dengan para mahasiswa yang belajar dengan cara tatap muka (2 jam per minggu per 2 SKS). Satu-satunya perbedaan adalah bahwa belajar akan dilakukan secara mandiri (di rumah, dalam kelompok belajar, dan melalui tutorial).

Secara Khusus, satu SKS dilengkapi dengan tiga modul bahan ajar cetak. Sebab, Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kemampuan siswa rata-rata membaca dan memahami materi adalah 5 -6 halaman per jam.

Jika dalam sebuah semester terdapat waktu 16 minggu, maka waktu yang perlu diagendakan para mahasiswa untuk mempelajari materi kuliah 3 SKS adalah 75 jam yang dibagi dalam 16 minggu, yaitu setara dengan 5 jam setiap minggunya.

Sebagai contoh, jika seorang mahasiswa mengambil 15 SKS/semester, ia harus mengalokasikan masa studi 15 SKS dibagi 3 SKS dikali 5 jam = 25 jam per minggu atau sekitar 5 jam per hari (1 minggu sama dengan 5 hari belajar).

Melalui sistem dan metode belajar demikian, mahasiswa ditargetkan dapat mengagendakan waktu belajar sesuai dengan jumlah SKS mereka. serta sesuai dengan kemampuan akademik mereka sendiri.
Pelaksanaan Proses Pendidikan

Saat Pelaksanaan proses pendidikan, UT menjalin kerja sama dengan seluruh kampus di Indonesia, serta berbagai lembaga pemerintah di Indonesia. Di setiap provinsi atau kabupaten/kota di mana terdapat perguruan tinggi negeri, UT menyediakan layanannya yang disebut UPBJJ-UT (Unit Program Pembelajaran Jarak Jauh Universitas Terbuka). Perguruan Tinggi Negeri setempat berfungsi sebagai penasihat UPBJJ-UT dan memberikan pendampingan dalam merumuskan materi pembelajaran, materi pemeriksaan, tutorial, kelas praktik, dan ujian.